Selamat Datang Di Singawinata Jangan Lupa Main Ke Anas Ibrahim

  • 220 Views
  • 1 Min Read
  • (0) Comment

PURBALINGGA, KOMPAS.TV – Syafiq Ali, pendaki yang dilaporkan hilang selama 17 hari di Gunung Slamet, akhirnya ditemukan meninggal dunia. Jasad korban ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan awal barang-barang milik korban yang tercecer, seperti jas hujan. “Ali Ali pulang, Ali” menjadi kalimat terakhir sang ayah saat mencari anak kesayangannya yang hilang selama 17 hari saat mendaki Gunung Slamet. Pendaki Gunung Slamet, Syafiq Ali Razan, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Ayah almarhum Syafiq Ali menceritakan, putranya sempat berpamitan sebelum berangkat mendaki. Korban juga sempat menelepon sang ibu ketika tersesat di Gunung Slamet. Syafiq Ali mendaki Gunung Slamet bersama rekannya pada 27 Desember 2026. Tim penyelamat sebelumnya sempat menemukan rekan Syafiq bernama Himawan. Namun, Himawan diketahui tidak bersama Syafiq saat kejadian. Setelah 17 hari pencarian, jenazah Syafiq akhirnya ditemukan oleh para relawan yang memutuskan melanjutkan pencarian, meski operasi pencarian resmi telah dihentikan. Syafiq dan rekannya mendaki Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya. Sebelum dinyatakan hilang, korban meminta rekannya yang mengalami kram kaki untuk menunggu di Pos 5 pendakian. Korban kemudian bermaksud mencari bantuan, namun tidak kunjung kembali. #pendaki #gunungslamet #syafiqali #pendakihilang Sahabat Kompas TV Pontianak, jangan lupa like, share dan subscribe channel YouTube Kompas TV Pontianak, aktifkan juga lonceng notifikasi agar selalu update mengenai berita terkini dan terlengkap di Indonesia. Media sosial Kompas TV Pontianak : Instagram:   / kompastvpontianak   Facebook:   / kompastvpontianak   YouTube:    / kompastvpontianak   Twitter:   / kompastv_ptk   E-mail: kalbar@network.kompas.tv No. Telp: 0561-8120091 Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam nonstop di https://www.kompas.tv/live Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv #KompasTV #KompasTVNetwork Kompas TV Independen | Terpercaya

Leave a comment:

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *