Selamat Datang Di Singawinata Jangan Lupa Main Ke Anas Ibrahim

  • 878 Views
  • 2 Min Read
  • (0) Comment

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Baca berita selanjutnya: https://kaltim.tribunnews.com/news/11… Ferry Irawan, pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjadi salah satu penumpang pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). Keluarga Ferry masih menantikan kabar terbaru setelah dikabarkan menjadi salah satu penumpang. Pantauan Tribun Bekasi pada Minggu (18/1/2026), sejumlah kerabat berkumpul di kediaman orangtua Ferry di Jalan H. Kunen, RT 04 RW 05, Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat. Berdasarkan pantauan, sejumlah warga tengah memasang tenda di jalanan depan rumahnya. Sejumlah kerabat maupun tamu pun silih datang ke rumah orangtua Ferry. Seorang kerabat Ferry, Tohorin (50) mengungkapkan, sejak semalam keluarga berdatangan, termasuk dari Wakil Menteri KKP datang ke rumah orangtua Ferry. Selain dikabarkan melalui telepon, dari KKP juga datang mengabarkan langsung. “Iya sudah dapat informasi dihubungi dari KKP bahwa saudara Ferry ikut dalam pesawat yang dikabarkan hilang kontak,” katanya saat diwawancarai pada Minggu (18/1/2026). Ia menyebut, keluarga masih berharap ada keajaiban terkait kondisi Ferry. Sehingga, keluarga belum memasang bendera kuning karena menunggu kepastian dari kementerian. Untuk pemasangan tenda agar tamu yang datang tidak kehujanan. “Iya tenda dipasang karena kondisinya kan hujan terus tamu banyak yang datang biar tidak kehujanan,” jelasnya. Ferry Irawan merupakan analis kapal pengawas pada Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) sejak 2024. Saat kejadian, ia bersama dua pegawai KKP lainnya menjalankan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara di wilayah pengelolaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain Ferry yang berpangkat Penata Muda Tingkat I, dua pegawai KKP lain di dalam pesawat yakni Deden Mulyana (Penata Muda Tingkat I), pengelola badan milik negara, serta Yoga Noval, operator foto udara. Pesawat ATR 42-500 tersebut dilaporkan bertolak dari Yogyakarta menuju Makassar. Informasi awal menyebutkan pesawat mengangkut 10 orang yang terdiri atas tujuh kru dan tiga penumpang, dengan pilot in command Capt Andy Dahananto. Editor: Jofan Giantirta Uploader: Jofan Giantirta #pesawatatr #pesawatjatuh #sulawesiselatan #pencariankorban

Leave a comment:

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *