Selamat Datang Di Singawinata Jangan Lupa Main Ke Anas Ibrahim

  • 211 Views
  • 2 Min Read
  • (0) Comment

Presiden interim Venezuela, Delcy Rodriguez, memecat Jenderal Javier Marcano Tabata yang memimpin Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Tabata dipecat selang beberapa hari setelah Amerika Serikat (AS) berhasil menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam operasi militer pada Sabtu (3/1/2026). Dalam serangan tersebut, diperkirakan beberapa personel Paspampres tewas, sebagaimana dilansir BBC. Sejauh ini, Pemerintah Venezuela masih belum merinci jumlah korban tewas dalam penyerangan itu. Kuba, yang merupakan sekutu lama Venezuela, melaporkan bahwa 32 warganya yang diyakini terlibat dalam pengawal Maduro turut tewas dalam serangan tersebut. Militer Venezuela juga mengonfirmasi bahwa 23 anggotanya, termasuk lima jenderal, tewas dalam operasi AS. Rodriguez, mantan Wakil Presiden Venezuela yang dilantik sebagai presiden interim oleh Majelis Nasional, mengeluarkan perintah pemecatan terhadap Tabata. Pemecatan Tabata merupakan salah satu perubahan penting dalam jajaran pejabat senior pemerintahan Rodriguez. Selain memimpin Paspampres, Tabata juga menjabat sebagai kepala unit kontraintelijen militer Venezuela, DGCIM. Unit ini telah dituduh oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang meluas, termasuk penyiksaan dan kekerasan seksual terhadap tahanan sejak 2013. Di satu sisi, alasan pemecatan Tabata diduga lebih berkaitan dengan kegagalannya dalam melindungi Maduro saat ditangkap AS, bukan karena pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di bawah kepemimpinannya di DGCIM. Posisi Komandan Paspamres lalu diisi oleh Gustavo Gonzalez Lopez, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala dinas intelijen nasional Venezuela, Sebin, yang juga terlibat dalam pelanggaran serupa. Sebin mengendalikan penjara Helicoide yang terkenal di Caracas, tempat di mana PBB mencatat pelanggaran terhadap anggota oposisi dan jurnalis. Analis Venezuela berpendapat, pemecatan Tabata lebih mungkin terkait dengan kegagalannya dalam melindungi Maduro dari operasi AS. Selain itu, pemecatan Tabata juga disinyali menjadi langkah Rodriguez untuk memperkuat posisinya serta memastikan kesetiaan dalam pemerintahan baru. Tindakan selanjutnya dari Rodriguez akan menjadi perhatian besar baik di dalam negeri maupun luar negeri. Pasalnya, hal itu bisa menentukan arah politik Venezuela di bawah tekanan AS. #donaldtrump #amerikaserikat #maduro #venezuela #trump #klaimprudential #tangkap #nicolasmaduro #caracas #pasukan #amerika #deltaforce #beritaterkini #beritaviral #berita #beritaterbaru #beritaartis #beritaartisterbaruhariinidiindonesia #beritaartishariini #beritaartisindonesia #beritaartisterkiniindonesia #hotseleb #gosip #gosipceria #gosipartisindonesiahariiniyangterbaru #MataLokalMenjangkauIndonesia Simak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/ Simak Video Viral lainnya https://pontianak.tribunnews.com/topi… Program: – Host: – Editor Video: Tri Suryo Prastyo Uploader: – Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd… Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru Follow us: Instagram:   / tribunsingkawangofficial   Facebook:   / tribunsingkawangupdate   Twitter:   / tribunpontianak   TikTok:   / tribunsingkawang   Terima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.

Leave a comment:

Your email address will not be published.

Bergabunglah dengan Newsletter

Untuk menerima penawaran bulanan terbaik kami

vector1 vector2